Tuesday, January 21, 2014

Bank dunia dan sistem keuangan internasional

Berawal dari perhatian saya pada isu-isu seputar program nuklir Iran, kemudian tentang sanksi-sanksi yang diberikan terhadap Iran atas program nuklir tersebut, sampai suatu hari saya membaca berita tentang ancaman sanksi yang diberikan Amerika serikat pada negara-negara yang tidak mengurangi impor minyak mereka dari Iran, beritanya bisa di lihat disini vivanews, dalam berita tersebut intinya adalah penolakan China atas sanksi SEPIHAK oleh Amerika serikat pada negara-negara yang tidak mengurangi impor minyak Iran, sanksi tersebut saya kutip sebagai berikut: ...AS sudah memberi waktu bagi negara-negara lain agar mengurangi pembelian minyak dari Iran agar tidak terkena sanksi, yang bakal diterapkan mulai 28 Juni 2012. Semua bank atau institusi keuangan asal negara yang masih bertransaksi minyak dengan Iran dalam partai besar "bakal diputus dari jaringan keuangan internasional yang dikelola AS".... Sanksi tersebut menghujamkan pertanyaan, kenapa banyak negara tunduk hanya karena tidak mau diputus dari jaringan keuangan internasional yang dikelola AS, jaringan keuangan apa ini ? yang bila dialami suatu negara bisa sangat dahsyat dan seolah mematikan bagi negara bersangkutan.